Website kAmadeva
Halaman Depan - News and Articles

News and Articles


SISKO adalah Program Komputer berupa Software Sistem Informasi Manajemen Sekolah berbasis web yang dapat di coba secara online dan detail informasinya dapat di download disini, sebagai solusi Administrasi Terpadu untuk Sekolah, yang mencakup berbagai modul terintegrasi dan bersifat Multiuser sehingga Software Sekolah SISKO dapat diakses oleh semua Siswa, Guru dan Karyawan di sekolah.


UN Dihapus, Sekolah Berkualitas Rendah Bakal Rugi? Apr 22, 2013 +02:42:16
##Jadi kalau dihapus kita tidak punya standar nasional. Karena variasi daerah beragam di Indonesia harusnya ada standar nasional

KOMPAS.com - Kacaunya Ujian Nasional (UN) pada tahun ini makin menguatkan tuntutan berbagai pihak untuk meniadakan ujian tahunan yang dijadikan salah satu syarat kelulusan ini. Namun adanya tuntutan tersebut dinilai tidak tepat oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Anggota BSNP, Teuku Ramli Zakaria, mengatakan bahwa penghapusan UN justru akan merugikan sekolah yang belum baik dan umumnya berada di daerah yang kurang baik pula. Selain itu, justru akan membuat kondisi pendidikan di Indonesia tidak merata. "Yang rugi sekolah yang belum baik dan daerah belum baik. Karena nanti tidak ketauan sehingga rugi dan bantuan yang harus diprioritaskan bagi sekolah tersebut tidak tersampaikan. Akibatnya anak bangsa yang dapat pendidikan bermutu tidak akan merata di Indonesia," kata Ramli saat diskusi polemik tentang Kisruh UN di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (20/4/2013). Dia mengatakan penghapusan UN akan meniadakan standar nasional dalam kompetensi pendidikan. Akibatnya, sekolah dengan mudah memberikan kelulusan kepada siswa. "Untuk lulus satuan pendidikan itu harus memenuhi standar tertentu. Nah itu harus ditentukan dan tidak perlu tinggi. Jadi namanya kompetensi minimal. Kalau tanpa kompetensi minimal, sekolah akan meluluskan 100 persen siswanya dan pendidikan menjadi semu," Dalam sejarah pendidikan Indonesia, lanjutnya, ujian semacam UN dibutuhkan agar pendidikan Indonesia memiliki standar nasional yang dijadikan acuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Standar dibutuhkan untuk mengukur kompetensi anak sehingga dapat diputuskan melanjutkan pendidikan ke tingkat pendidikan tertentu atau tidak. "Jadi kalau dihapus kita tidak punya standar nasional. Karena variasi daerah beragam di Indonesia harusnya ada standar nasional," tandasnya.


(writer : kompas.com)
April 22, 2013 +02:42:16

back....

Berita Lainnya :

Live Support
088806117755 Senin s/d Jumat
08.00 - 17.00
++++++++++
WHATSAPP :
RFE
088806117755
+++++++++
RFBF
Informasi

Dengan mengisikan data dibawah ini, informasi dan link proposal akan di kirimkan ke email Anda