Website kAmadeva
Halaman Depan - News and Articles

News and Articles


SISKO adalah Program Komputer berupa Software Sistem Informasi Manajemen Sekolah berbasis web yang dapat di coba secara online dan detail informasinya dapat di download disini, sebagai solusi Administrasi Terpadu untuk Sekolah, yang mencakup berbagai modul terintegrasi dan bersifat Multiuser sehingga Software Sekolah SISKO dapat diakses oleh semua Siswa, Guru dan Karyawan di sekolah.


Mendikbud: Jangan Buru-buru Usul Hapus atau Desentralisasi UN Apr 24, 2013 +03:53:55
##"Kalau UN dihapus, apa dasarnya?"

KOMPAS.com - Karut-marutnya penyelenggaraan ujian nasional tahun ini, diminta tak disikapi buru-buru dengan melontarkan wacana penghapusan ujian tersebut. Wacana desentralisasi kembali  pun harus dikaji benar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pun menyatakan terbuka menerima data bila diduga ada 'permainan' di balik karut-marutnya UN 2013.

"Kalau UN dihapus, apa dasarnya?" tanya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh, saat dihubungi, Rabu (24/4/2013). Lagi pula, ujar dia, kalau persoalan UN 2013 dipilah, maka dapat terlihat jelas bahwa keterlambatan UN tingkat SMA di 11 provinsi adalah murni akibat keteledoran di percetakan.

Nuh pun menepis tudingan ada 'permainan' di balik tender maupun penyelenggaraan UN 2013. "Kalau masih ada (permainan), dengan senang hati saya akan menindak tegas," ujar dia. Bahkan, kata Nuh, tim investigasi juga sudah dibentuk di kementeriannya, untuk menelusuri kemungkinan kongkalikong tersebut selain kendala teknis percetakan.

Audit untuk seluruh tahapan penyelenggaraan UN 2013 pun dipersilakan. "Dari total Rp 600-an miliar dana UN 2013, untuk percetakan hanya Rp 94 miliar. Silakan diaudit," kata Nuh.

Nuh meminta sebelum investigasi dan audit rampung, jangan dulu disimpulkan bahwa kacaunya UN 2013 adalah dampak dari adanya 'permainan' di internal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Kalau memang ada, saya tidak tolerir berapapun (komisi) yang diambil (dari dana UN 2013," tegas Nuh.

Desentralisasi

Soal wacana desentralisasi penyelenggaraan UN, menurut Nuh juga tak bisa diwacanakan begitu saja. Apa pasal?

"Dua tahun lalu yang mencetak adalah (di tingkat) provinsi. Ada masalah juga," kata Nuh. Apalagi saat itu pun ternyata percetakan yang memangkan tender di setiap provinsi adalah perusahaan yang berlokasi di Pulau Jawa.

"Justru karena ada persoalan ketika digelar desentralisasi, kami tarik menjadi sentralisasi," ujar Nuh. Tahun lalu ketika sistem sentralisasi pengadaan soal UN sudah berlaku, tambah dia, masalah seperti tahun ini juga tak terjadi. Karenanya menurut dia kekisruhan penyelenggaraan UN tahun ini adalah murni 'kecelakaan' akibat kelalaian percetakan.

UN 2013 untuk tingkat SMA tidak bisa digelar serempak. Sebanyak 11 provinsi harus menggelar UN lebih lambat dari provinsi lain, karena keterlambatan kedatangan naskah soal. Sementara UN untuk tingkat SMP bisa digelar serempak pada hari yang sama di hampir semua wilayah, meski jam mulai ujian pun beragam, lagi-lagi karena soal terlambat datang sekalipun sudah dibantu diterbangkan menggunakan pesawat milik TNI AU.

(writer : kompas.com)
April 24, 2013 +03:53:55

back....

Berita Lainnya :

Live Support
088806117755 Senin s/d Jumat
08.00 - 17.00
++++++++++
WHATSAPP :
RFE
088806117755
+++++++++
RFBF
Informasi

Dengan mengisikan data dibawah ini, informasi dan link proposal akan di kirimkan ke email Anda