Website kAmadeva
Halaman Depan - News and Articles

News and Articles


SISKO adalah Program Komputer berupa Software Sistem Informasi Manajemen Sekolah berbasis web yang dapat di coba secara online dan detail informasinya dapat di download disini, sebagai solusi Administrasi Terpadu untuk Sekolah, yang mencakup berbagai modul terintegrasi dan bersifat Multiuser sehingga Software Sekolah SISKO dapat diakses oleh semua Siswa, Guru dan Karyawan di sekolah.


16.495 Siswa SD/MI Pamekasan Akan Ikuti UN Mar 15, 2013 +01:48:28
##Mereka berasal dari 767 lembaga pendidikan yang tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan di 13 kecamatan

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Sebanyak 16.495 siswa kelas akhir sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pamekasan, Madura, akan mengikuti ujian nasional yang akan digelar 6 hingga 8 Mei 2013.

Menurut Kabid TK/SD Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Prama Jaya, Kamis, ke-16.495 siswa itu 11.748 orang siswa SD, sedangkan MI 4.672 orang dan saat ini mereka telah mendapatkan bimbingan khusus di sekolahnya masing-masing.

"Mereka berasal dari 767 lembaga pendidikan yang tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan di 13 kecamatan. Rinciannya, jumlah lembaga SD yang terdata mengikuti UN kali ini sebanyak 471 lembaga, sedangkan MI sebanyak 296 lembaga," kata Prama Jaya, Kamis (14/3/2013).

Ada tiga mata pelajaran yang nantinya akan diujikan, yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Menurut Prama, masing-masing mata pelajaran itu nantinya akan disediakan waktu selama 120 menit.

Sistem penilaian dalam pelaksanaan UN kali ini sama dengan sistem penilaian pada ujian sebelumnya, yakni 60 persen dari hasil UN, 40 persen sisanya dari hasil ujian akhir sekolah (UAS) dan nilai rata-rata semester. "Kalau di tingkat SD, nilai rata-rata semester rapor siswa adalah nilai semester 7, 8, 9, hingga 11," katanya.

Berbeda dengan sistem kelulusan di lembaga pendidikan SMP dan SMA atau SMK, sistem kelulusan di tingkat sekolah dasar ini nantinya berdasarkan hasil rapat dewan guru. "Kalau di SMP kan berdasarkan nilai minimal dari hasil UN dan UAS. Di SD tidak seperti itu," katanya.

Kendati demikian, sambung mantan Kasi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) ini, Disdik tetap meminta kepada para guru dan kepala sekolah untuk meningkatkan pembinaan khusus bagi siswa yang hendak mengikuti UN.

"Tujuannya agar nilai ujian bagus dan siswa belajar lebih maksimal lagi. Itu kan juga untuk kepentingan masa depan mereka," katanya.



(writer : kompas.com)
March 15, 2013 +01:48:28

back....

Berita Lainnya :

Live Support
088806117755 Senin s/d Jumat
08.00 - 17.00
++++++++++
WHATSAPP :
RFE
088806117755
+++++++++
RFBF
Informasi

Dengan mengisikan data dibawah ini, informasi dan link proposal akan di kirimkan ke email Anda